SANTRI AL MUMTAZ PINTAR NGAJI, ETOS KERJA TINGGI DAN BERPRESTASI!!

kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, kerja tuntas

Sabtu, 21 Juli 2012

Pemahaman Hisab dan Rukyat


Hisab adalah perhitungan secara matematis dan astronomis untuk menentukan posisi bulan dalam menentukan dimulainya awal bulan pada kalender Hijriyah.
Rukyat adalah aktivitas mengamati visibilitas hilal, yakni penampakan bulan sabit yang nampak pertama kali setelah terjadinya ijtimak (konjungsi). Rukyat dapat dilakukan dengan mata telanjang atau dengan alat bantu optik seperti teleskop. Rukyat dilakukan setelah Matahari terbenam. Hilal hanya tampak setelah Matahari terbenam (maghrib), karena intensitas cahaya hilal sangat redup dibanding dengan cahaya Matahari, serta ukurannya sangat tipis. Apabila hilal terlihat, maka pada petang (maghrib) waktu setempat telah memasuki bulan (kalender) baru Hijriyah. Apabila hilal tidak terlihat maka awal bulan ditetapkan mulai maghrib hari berikutnya.
Perlu diketahui bahwa dalam kalender Hijriyah, sebuah hari diawali sejak terbenamnya matahari waktu setempat, bukan saat tengah malam. Sementara penentuan awal bulan (kalender) tergantung pada penampakan (visibilitas) bulan. Karena itu, satu bulan kalender Hijriyah dapat berumur 29 atau 30 hari.

 Hisab
'Hisab secara harfiah 'perhitungan. Dalam dunia Islam istilah hisab sering digunakan dalam ilmu falak (astronomi) untuk memperkirakan posisi Matahari dan bulan terhadap bumi. Posisi Matahari menjadi penting karena menjadi patokan umat Islam dalam menentukan masuknya waktu salat. Sementara posisi bulan diperkirakan untuk mengetahui terjadinya hilal sebagai penanda masuknya periode bulan baru dalam kalender Hijriyah. Hal ini penting terutama untuk menentukan awal Ramadhan saat muslim mulai berpuasa, awal Syawal (Idul Fithri), serta awal Dzulhijjah saat jamaah haji wukuf di Arafah (9 Dzulhijjah) dan Idul Adha (10 Dzulhijjah).

Kamis, 10 Mei 2012

Bersyukur


Alkisah ketika hujan ada sepasang suami istri berjalan dipinggir jalan sambil mengenakan payung, kemudian tiba-tiba ada sepasang suami istri naik motor lewat di sampingnya wuesssss...... kemudian serentak orang yang berjalan berkata:
"uh.... andaikan aku punya motor seperti dia, kita ga akan kesusahan jalan seperti ini"

Kemudian orang yang naik motor pun disalip oleh orang yang menggendarai mobil wuesss... serentak orang yang naik motorpun bilang dalam hatinya:
"uh..... ya Allah andaikan aku punya mobil, maka ga akan susah susah kehujanan  kedinginan seperti ini"

Kemudian orang yang naik mobilpun melihat orang yang sedang berjalan mengenakan payung bersama pasangannya. Diapun dalam hati serentak mengumam:
 "wah romantis bener tuh pasangan, ga kaya aku selalu sibuk, waktu selalu mengaturku dan jalan kemana mana slalu sendiri ga da istri yang menemani" gedubrak!!!!

Ko orang ga ada syukurnya yah? yang ada hanyalah sawang-sinawang (saling melihat orang lain lebih baik dari dirinya). Weleh-weleh, yah memang itulah fenomena yang ada dalam masyarakat, sulit untuk bersyukur. Saya teringat dengan guru bijakku yang menerangkan konsep kebahagiaan, dengan suara karismanya beliau menasihatiku,

Rabu, 04 April 2012

Keistimewaan Shodaqah


Dikisahkan, ada tiga orang yang sedang mengantri di depan pintu surga yang dijaga oleh malaikat Ridwan, mereka adalah Ulama, Mujahid dan Orang kaya yang dermawan. Malaikat Ridwan kemudian memanggil satu persatu sesuai urutan amal perbuatan yang mereka lakukan didunia. Siapa yang paling banyak amal sholihnya maka dia yang didahulukan untuk masuk surga.
Pertama malaikat Ridwan mempersilahkan kepada mujahid untuk masuk surga terlebih dahulu,”Hai Sayed, silahkan masuk terlebih dahulu, karena Allloh SWT telah menjanjikan surga untukmu atas syahidmu di jalan Alloh SWT,”
Tetapi ternyata si Mujahid menolaknya dengan halus, sambil berkata,”Maaf Tuan malaikat, biarlah tuan Ulama yang terhormat masuk surga terlebih dahulu sebelum saya, karena saya tidak akan tahu keutamaan dari berjihad tanpa ilmu pengetahuan dari anda yang seorang ulama”.
Akhirnya malaikat Ridwa mempersilahkan Ulama memasuki surga terlebih dahulu.Tetapi ketika si Ulama tadi akan masuk dan melangkahkan kakinya ke pintu surga, tiba-tiba tidak disangka ia justru kembali mundur dan berkata kepada malaikat. Sebelum saya masuk kesurga, saya mohon biarkan Si Kaya yang Dermawan yang masuk surga”.

Minggu, 25 Maret 2012

Pengajian Ahad Pagi



Minggu, 25 Maret 2012 seperti biasanya Pondok Pesantren Al Mumtaz mengadakan pengajian Ahad pagi. Kali ini pengajian di isi oleh Kyai Drs. Jalaludin dengan materi Fiqih "masalah Haid".

"Haid merupakan masalah khusus wanita, tetapi laki-laki pun wajib untuk tahu. Karena laki-laki merupakan pemimpin keluarga" tutur pak Jalal.

Keluarga Besar Al Mumtaz

Foto Bersama H.D. Irianto (Motivator Nasional) Setelah acara Training Motivasi.

Selasa, 08 November 2011

Kata Pengantar

Alhamdullilah puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah Rabbul Izzati yang Maha Murah, Maha Kasih, Maha Tinggi yang tak terhingga kekuasaan Nya. Zaman silih berganti mengikuti Sunnatullah yang tidak mungkin kita hindari. Sebagai makluk Allah kita senantiasa mengalami Sunnatullah dengan selalu berpegang kepada tali-NYA untuk menciptakan hubungan harmonis dengan manusia dan juga dengan alam sekitar dimana kita berada.
Peredaran waktu senantiasa datang dan pergi sebagaimana bergantinya siang dan malam dengan meninggalkan sejarah yang berbeda-beda. Perjalanan itulah yang akhirnya menjadi catatan panjang perjalanan hidup manusia itu sendiri. Maka dari itu setiap generasi diberi kesempatan yang sama oleh Allah untuk menorehkan perjalannya dan akhirnya juga akan menjadi catatan sejarah bagi generasi berikutnya. Adapun bobot nilai sejarahnya adalah tergantung sejauh mana suatu generasi mampu menorehkan tinta emasnya dalam lembaran sejarah generasi pada masanya.