SANTRI AL MUMTAZ PINTAR NGAJI, ETOS KERJA TINGGI DAN BERPRESTASI!!

kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, kerja tuntas

Kamis, 28 Juli 2016

Forum Ta'aruf Santri Al Mumtaz (FORTASPA) , Antar Santri Beradaptasi



GUNUNGKIDUL- Selasa (19/07) Ponpes al Mumtaz Patuk Gunungkidul mengadakan kegiatan Forum Taaruf Santri (FORTASPA) atau yang biasa dikenal dengan MOS yang mengusung tema transformasi diri dalam kehidupan pesantren. Yang sudah berlangsung sejak hari senin kemarin sampai dengan tiga minggu mendatang. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang diadakan untuk penyambutan santri baru agar lebih mengenal kehidupan pesantren. Mulai dari tata tertib atau adat istiadat,  sampai dengan kegiatan sehari-hari di pesantren.
Diikuti oleh 54 santri tingkat MA dan 90 santri MTs.  Panitia FORTASPA mempersipakan berbagai acara yang dibutuhkan calon santri agar tidak kaget ketika memasuki kehidupan pesantren.

Acara dalam FORTASPA  ini di-
setting sesuai kebutuhan calon santri. Terdapat kegiatan Ta’aruf, Riyadoh, kuliah subuh, pendampingan, kerja bakti, kegiatan kebersamaan, materi-materi penting kepesantrenan dan kegiatan lainya. Materi yang diberikan dalam kegiatan ini meliputi kepesantrenan (keal Mumtasan), keorganisasian, kedisiplinan dan leadership, kesantrian, comunication english effectif dan self motivation.

Selain itu, untuk pengembangan daya nalar ilmiah dan kritis peserta diberikan tugas untuk mempresantasikan tema-tema yang telah ditentukan oleh panitia. Pendampingan dilakukan juga oleh santri lama dengan sistem mentor untuk mendampingi secara pribadi, dilakukan pendampingan untuk mengontrol peserta secara personal.
“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan santri baru bisa lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan pesantren dan mampu berinteraksi dengan baik.” Ujar Ustad Aji Setiawan, S.Pd.Si  (evn)

Alhamdulilah,MA Al Mumtaz Plus Boyong Piala Pospeda



Siswa-siswi MA Al Mumtaz Plus kembali menunjukkan prestasinya. Santri al mumtaz behasil memboyong  14 piala pospeda  dan 5  diantaranya laju ke propinsi. Pada kejuaraan tahunan yang digelar oleh dinas pendiddikan dan olah raga (DISDIKPORA)  yang bertempat di DIKPORA tersebut.
Dari cabang atletik  berhasil mendapatkan empat piala dan tiga diantaranya laju propinsi, yaitu tenis meja putra dan putri juara satu, lomba cipta puisi juara satu. Dan selain itu mendapatkan juara dua dan tiga.
Tahun lalu dikejuaraan yang sama MA PLUS  Al Mumtaz meraih 4 piala. “semoga dengan kejuaraan ini dapat memotivasi adik-adik kelas khususnya yang baru saja belajar di MA Plus Al Mumtaz, bahwa mondok tidak menjadi penghalang kita berprestasi. Tapi membimbing kita dalam berprestasi,” Ujar Syarif, selaku pembimbing. 


Senin, 18 April 2016

PONDOK PESANTREN AL MUMTAZ: Santri Al Mumtaz Raih Juara Satu MHQ dan Beasiswa...

PONDOK PESANTREN AL MUMTAZ: Santri Al Mumtaz Raih Juara Satu MHQ dan Beasiswa...: Santri Al Mumtaz   Raih Juara Satu MHQ dan Beasiswa Yogyakarta- Sabtu (16/04) pengumuman juara MHQ yang diadakan oleh sekolah...

PONDOK PESANTREN AL MUMTAZ: Al Mumtaz Pilihan Utama Nyantrinya Calon Pengusah...

PONDOK PESANTREN AL MUMTAZ: Al Mumtaz Pilihan Utama Nyantrinya Calon Pengusah...: Al Mumtaz Pilihan Utama Nyantrinya Calon Pengusaha Muslim GUNUNG KIDUL – Senin ( 18/04 ) Menjadi Pondok Pesantren yang berbasis e...

Al Mumtaz Pilihan Utama Nyantrinya Calon Pengusaha Muslim



Al Mumtaz Pilihan Utama Nyantrinya Calon Pengusaha Muslim

GUNUNG KIDUL –Senin (18/04) Menjadi Pondok Pesantren yang berbasis enterpreneur dan dan tahfidz tentunya sebuah trobosan untuk membangkitkan perekonomian Umat. Karena semakin banyak lulusan pesantren yang menjadi pengusaha  tentu akan mengurangi keterpurukan perekonomian umat. dengan semakin banyak lulusan pesantren yang membuka usaha sendiri inilah yang akan mengurangi pengangguran di bangsa ini.

Ditemui di Kompleks Ponpes Terpadu al Mumutaz kemarin kamis Bapak Pengasuh al Mumtaz , Mohammad Khoeron berujar bahwa harapan al Mumtaz menjadi pondoK pesantren yang berbasis enterpreneur dan tahfidz tentunya bukan hanya sekedar melatih para santri menjadi pekerja yang hanya melamar pekerjaan kesana –kemari namun lebih dari itu. Disinilah mereka benar-benar dididik dan dilatih berbagai usaha untuk memperkaya skill sekaligus mematangkan jiwa enterpreneur mereka. sehingga mereka benar-benar dituntut untuk mengembangkan bakat yang mereka miliki jadi tidak ada kekhawatiran lulusan al Mumtaz menjadi pengangguran, karena dari mereka inilah lapangan-lapangan pekerjaan baru dibuka.

Tedapat delapan cabang enterpreneur di al Mumtaz di antaranya adalah manajemen, koperasi, perbankan syariah, deterjent, tataboga, batik, jahit, dan prtanian. dari kedelapan cabng itulah yang akan menjadi pilihan para santri untuk dikembangkan dalam diri mereka dan menjadi bekal mereka setelah lulus dari pesantren dan mereka tentunya belum dikatakan lulus sebelum bereka benar-benar sanggup mendirikan usaha sendiri di kampung halaman  mereka dengan modal yang mereka kumpulkan selama mereka melakukan kegiantan enterpreneur yang mereka pilih. (evn/mtz)

Santri Al Mumtaz Raih Juara Satu MHQ dan Beasiswa




Santri Al Mumtaz  Raih Juara Satu MHQ dan Beasiswa

Yogyakarta-Sabtu (16/04) pengumuman juara MHQ yang diadakan oleh sekolah tinggi ilmu ekonomi islam yogyakarta pada hari selasa kemarin  bertempat di kampus STEI YOGYAKARTA.  Pemenang MHQ tersebut diantaranya yaitu Massagus akrab dipanggil sandi merupakan siswa MA Plus  al  Mumtaz mendapatkan juara satu MHQ putra dan serta beasiswa sebesar Rp. 3.000.000,00. Selain Sandi, Arwa siswi  kelas X MA Plus al Mumtaz berhasil meraih juara tiga  MHQ putri dan mendapatkan beasiswa yang sama.
Harapannya dengan diadakan lomba seperti ini dapat memupuk menambah kecintaan kita terhadap al quran khususnya pada kaum pelajar. “sebelumnya saya tidak menyangka bahwa saya akan mendapatkan juara satu, apalagi setelah melihat penampilan  teman-teman yang jauh lebih bagus dari saya, namun saya akan berusaha menjaga dan menambah hafalan al quran ini agar lebih baik lagi,” ujar sandi saat ditemui setelah penerimaan hadiah dari STEI. (EVN)


Rabu, 21 Oktober 2015

PPT Al Mumtaz Gelar Kirab Santri dalam Rangka Peringatan Hari Santri Nasional



Peringatan Hari Santri Nasional, PPT Al Mumtaz Gelar Kirab Budaya
      Gunungkidul Rabu  (21/10)  kirab budaya santri dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional yang digelar di PPT Al Mumtaz Gunungkidul siang kemarin. Dalam kirab santri tersebut terdapat dua gunungan, nasi tiwul dan produk-produk dari santri seperti rotaz (roti al mumtaz) dan detergent matic sachet.
Sebelum diperebutkan, dua gunungan tersebut didoakan dulu oleh pengasuh. Dengan diiringi pengarahan singkat mengenai makna syukur atas ditetapkannya tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional, serta harapan peran santri di masa-masa mendatang dalam turut serta membangun bangsa.
Gunungan tiwul dipilih lantaran  makanan khas dari Gunungkidul dan tumpeng sendiri memiliki makna tujuan yang lempeng atau tujuan yang lurus menuju kebaikan dan mendapat ridho Allah SWT. “Melalui kegiatan ini harapannya para santri dapat belajar memaknai  filosofi tumpeng serta rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Esa,” terang Khoeron pengasuh Ponpes. Pada saat gununan gunungan tumpeng nasi tiwul dan roti tersebut diperebutkan, para santri langsung beramai-ramai merebutkannya. Tak sampai 10 menit gunungan tersebut langsung ludes tak tersisa. Para santri mengaku tetap senang karena mereka tetap dapat makan bersama-sama.(eva)